Karya Tulis Ilmiah



GAMBARAN TINGKAT KEMANDIRIAN DALAM PEMENUHAN ADL(ACTIVITY OF DAILY LIVING) PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL GRIYA ASIH LAWANG

Prodi : POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Pengarang : REZA DWI DARMAWAN
Dosen Pembimbing : Pembimbing (Utama) Isnaeni DTN SKM., M.Kes., (Pendamping) Imam Subekti S.Kep, M.Kep, Sp. Kom.
Klasifikasi/Subjek : , Kemandirian, Lansia, Activity of Daily Living
Penerbitan : , Malang: 2015.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-31-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

Gambaran Tingkat Kemandirian Dalam Pemenuhan ADL (Activity of Daily Living) Pada Lansia Di Panti Sosial Griya Asih Lawang. Reza Dwi Darmawan (2015). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Isnaeni DTN SKM., M.Kes., (Pendamping) Imam Subekti S.Kep, M.Kep, Sp. Kom. Kata Kunci: Kemandirian, Lansia, Activity of Daily Living Secara psikologis lanjut usia adalah fase usia yang memiliki kebutuhan dan karakteristik tersendiri yang unik berbeda dengan fase-fase perkembangan sebelumnya. Kemandirian aktivitas sehari-hari dapat dipengaruhi oleh karakteristik personal yang meliputi jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, riwayat pekerjaan masa lalu dan riwayat penyakit. Tujuan penelitian mengetahui kemandirian dalam Activiy of Daily Living (ADL) pada lansia di Panti Sosial Griya Asih Lawang. Metode penelitian ini adalah deskriptif survei. Jumlah sampel sebanyak 22 responden lansia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2015 di Panti Sosial Griya Asih Lawang dengan menggunakan teknik dan analisa data Barthel indeks yang telah dimodifikasi. Pengambilan data ini dilakukan dengan cara observasi langsung kepada masing masing responden dan wawancara dengan pramulansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia yang mampu dalam makan/minum dengan mandiri (77%), merawat diri dengan mandiri (73%), berpakaian dengan mandiri(73%), keluar masuk kamar mandi dengan mandiri (36%), berpindah (dari kursi ke kasur atau sebaliknya) dengan mandiri (46%), berjalan datar secara mandiri >50m (32%), mandi secara mandiri (50%) , mampu mengontrol BAK (73%), dan mampu mengontrol BAB (73%), tingkat kemandirian 30%. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah dapat menggunakan metode studi kasus dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian lansia.



Lampiran